Archive for July, 2006

29
Jul

Mau selingkuh, tapi….

Aku
ingin sekali menemuinya
tapi aku takut pada diriku sendiri

Aku takut tidak bisa menahan kesetiaan ini
Aku takut aku terlalu menikmatinya
dan lupa jalan pulang

Tuhan, tak bisakah rasa ini hilang?



komen :
**ya ampuuun…bener2
deh…, ditunggu yg di starbucks tuh!

**pada saatnya, perselingkuhan akan membuat
seseorang sadar
   bahwa keluarganya lah yg harus diutamakan. (DCZ)

————————- diambil dari Blogger milik teman

*No comment
kadang sebuah tanya terpaksa sabar menunggu jawaban
so…nikmati saja pesta birumu itu…
sembari kunikmati rintih siksa kesalmu karena ini…
guna sejukkan dahaga penasaran bayang hati .
impas!

29
Jul

Sang Kelana

Sang Kelana yang ditinggal pergi kekasihnya akan terluka
Namun ia tak akan meratapi kemalangan nasibnya.

Sang Kelana adalah Pencari,
Sang Kelana adalah Petualang,

Meski tungku-tungku di perapian tak lagi menyalakan bara,
Tungku di dalam benak Sang Kelana senantiasa merah menyala.
Api Sang Kelana tak pernah padam, berpijar menerangi pucuk jiwa

Meskipun sepi merantai raganya,
Sang Kelana membasuh luka dengan air mata cinta
Sang Kelana menyembuhkan lara dengan senyum cinta
Sang Kelana memaafkan angkara dengan kearifan cinta
Sang Kelana mendekap mata pedang musuh
dengan selimut kasih sayang

(by AS Pattyraja)

28
Jul

aku pasti kangen, Gadis Berkerudung..

Segan aku menatap raut wajahmu yang selalu girang
Meski ramah kau ulur tangan perkenalanmu dari seberang
Senyum dari wajah berkerudungmu ramah, menebar kharisma pesona

Dan kusambut, kugenggam sambil kubilang, hi!

Kau bicara, dengan bahasa tertata apik
Kita habiskan satu setangah jam siang itu
Kita tidak bicara soal hati, kau maupun aku
Tetapi hati ku justru tengah bergolak mengharap waktu berjalan lambat

Entah dimana kau di sana, dan sedang apa kala sajak ini kutulis
Kau mengingatnya dan inginkan pertemuan kembali berulang atau tidak
Aku hanya dapat membayangkanmu, dan terus memupuk harap
Semoga benar terjadi "Aku pasti kangen…," yang kau ucap sebelum pergi

*nando
sebuah kenangan dari hari kemarin

28
Jul

Sekeping Rembulan

Tak lelah surya selalu terangi setengah dirimu
sementara sisi lain wajah menghadap gelap
seolah bersinar hangat dan mesra bagi bumi sepi
itulah pantulan mentari yang tercermin melalui jemari

Engkaulah rembulan yang berharap cinta sedunia
penuh hangat temani jiwa-jiwa sepi dalam kehampaan
dari sela mega mengintip celah hati membagi bahagia
menepikan segala resah dengan hentakkan gelora

Namun bumi hanya rindukan engkau kala ia ditelan kelam
karena ia tau sesungguhnya engkaulah cerminan matahari
engkau lengkapi malam bagi hijau biru yang merindu
rindu pada hangat sinar yang mampu ciptakan pelangi

——–by RK , HCM   28 Juli 2006

25
Jul

WC selingkuhan

lagi di rumah
kebelet sms selingkuhan

pasti lari ke WC

lagi di rumah makan
kebelet sms selingkuhan

pasti lari ke WC

Buang hajat dan buang hasrat
emang tipis banget bedanya !!!

HAHAHAHAHA…
kenangan lucu itu masih tersimpan juga,
elu ingat benar, jika elu ajak gw  siaran
seringnya  pasti gw  sedang di WC, hahahaha

semula elu kira itu dusta kata-kata
akhirnya elu percaya pada fakta-fakta
eh ada apa antara elu sama  WC, haah?
menirukan lagu Raja :
Jujurlah padaku…!

elu masih ingat?
setiap kali gw di WC, gw yang pengin siaran
setiap kali elu ingat gw dan ajak siaran
anehnya gw 
pasti  sedang di WC…

tapi jelas
elu bukan selingkuhan gw kan?
hahahaha…


*siaran = teleponan

25
Jul

Ampuni Kami

Tanah, Air, Langit, Bumi
Getar, Guncang, Gelombang, Mengejar
Hati takut, Jiwa cemas, Rasa kecut, Raga luruh
Tanah tak lagi kokoh dipijak.
Air sumber hidup, kini jadi petaka
Langit pun angkuh menaungi bencana yang datang menerjang
Bumi seperti penuh dengan mimpi buruk
 
Tuhan, Allah,  Rabbi, Gusti, Lera Wulan Tana Ekan
Dosa kami hendak KAU Jera-kan dengan perkasa tanganmu
Salah hendak telah KAU tobatkan dengan geram peringatanmu
Namun, angkara murkaMU terlampau jauh dari jangkauan kami
 
Tuhan, Allah,  Rabbi, Gusti, Lera Wulan Tana Ekan
KAU mungkin terlampau boros dengan ampunmu selama ini
KAU pun terlanjur kami anggap murah memberi ampun pada kami
Sehingga salah, kami buat dengan bangga.
Dosa kami rancang dengan sempurna
 
Tuhanku,…Bila masih boleh Kami memohon
Alam MU, Ramahkan Untuk Kami
Amin

Ampuni Kami

 
SENIN MALAM, 17 JULI 2006
Beberapa saat setelah Gempa Mengguncang Selatan Jawa
24
Jul

Dosa Kita

Untuk Saut Situmorang

dosa kita adalah mulut yang menganga tanpa kepaladosa kita adalah katakata yang terhimpun dalam juta riakbusa dahak airliur yang menyembur dari mimbar khotbah hingga pulang mereka ke rumahrumah membawa dendamamarah mengasah parangpedang lalu turun ke jalan membakar harapan menghanguskan mimpimimpi sambil berteriak nyaring seakan Tuhan tuli dan berkata seakan Tuhan kecil hingga perlu diseru 'TUHAN MAHA BESAR'

dosa kita adalah mulut dari hati yang busuk, menjadikan ayatayatsuci sebatas mantra penghalau jin pengusir setan demit dan gendoruwo atau penarik simpati hingga ayahibu lugu rela memberikan anakgadis mereka karena yakin masuk sorga meski dijadikan bini ketiga keempat kelima dan seterusnya

dosa kita bukan hanya pikiran yang busuk tapi hati yang menyarang ular dengan sekian juta racun bisa yang siap membunuh siapa saja, tak peduli ayah tak peduli anak tak peduli ibu tak peduli saudara tak peduli teman apalagi hanya temannya teman ayahnya teman ibunya teman anaknya teman

dosa kita bermula dari hati dan pikiran busuk berbau anyir berdarahnanah yang melembaga dalam negara dengan undangundang fanatik menjadi algojo pemancung 'YANG LAIN, YANG BERBEDA' yang sesat yang kafir yang tak sesuai dengan kitabsuci tak selaras etikamoral yang dikarangkarang padahal mereka bukan pengarang apalagi penyair yang dibilang sinting dibilang murtad padahal saleh dan waras karena masih menulis sajak meski tak trima meski tak indah seperti puisipuisi para pendusta dengan pujapuji kritikuskritikus sakit kelamin yang kelak masuk neraka karena menyundali sekian banyak karya sastra

dosa kita adalah dosa dosa dosa TAK TERKIRA!

Surabaya Panas 2006FF
24
Jul

KAU

Ini kali,
sajak kutulis karena kau
Tak sebab aku yang sedang terbuai
Tak jua karena hendak menghabur iba
Kali ini, ini sajak untuk kau

Siapakah kau, hingga hati tak mundur meski kau kukuh berkata tidak?
Siapakah kau, hingga tegar hati ini meski kerap kau kecewakan?

Ini kali, rupanya kau cinta yang sesungguhnya
Tak sebab aku yang gampang tergoda
Tak jua karena hendak melantun rayu
Kali ini, kau cinta yang sesungguhnya

— Senin, dinihari, 17Juli2006

** Inspirasi ttg  keteguhan sso memperjuangkan cinta
    yang diyakininya sebagai cinta sejati.
** Adakah cinta bisa bermakna rivalitas abadi?
   ketika menjadi tak tersingkirkan, tak terlupakan
   karena secuil cinta dalam sepotong roti pahit…
   

24
Jul

NARSIST DI SEKITAR KITA

   

         

      

Narsistku Sayang,
Narsistku Malang

Narsis
tiba-tiba menjadi ungkapan yang lasim kita dengar beberapa waktu
belakangan ini. Sebelumnya, jarang bahkan tidak. Kecuali bila Anda
temukan dalam teks-teks ilmiah. Kata ini kerap diadopsi.

Untuk
menemukan ‘contoh hidup’ pengidap Narsisme, tidaklah sulit. Nah, di
dunia maya banyak orang yang Narsis Abis ! Lihat saja para pengidap
narsis di berbagai macam mailing list atau pun forum-forum yang
terbentuk di dunia maya ini.

Tidak cuma itu, di weblog-weblog tertentu
juga Anda dengan gampang sekali dapat menemukan corak-corak Narsisme
yang tanpa malu-malu menampakkan wajahnya. Mereka yang tergolong
Narsist, selalu ingin menampilkan dirinya dengan tulisan-tulisan yang
bersifat profokativ. Bisa lewat isi tulisan, maupun penggunaan
bahasanya.

Melalui
tulisan tersebut, orang-orang ini mengharapkan perhatian kaum
sekelilingnya akan tersedot memandangi dirinya, dan segala apa yang ia
katakan. Ia dengan sendirinya menerima banyak tanggapan entah itu
tanggapan positif maupun negatif. Bagi kelompok orang seperti ini,
dalam lafal orang Jakarta, yang penting:"Lo mesti nanggapin tulisan Gue
gitu !"

Para
raja milis, yang secara ironi sering dikenal dengan sebutan
tarzan-tarzan milis, seringkali menggunakan kata-kata kotor dan kasar,
atau kerap disebut juga dengan menggunakan bahasa monyet. Tentu saja,
pasti banyak pula monyet yang menggemarinya, maklum bahasa yang
digunakan bisa lebih dimengerti dan juga diterima oleh mereka.

Para
pengidap narsis ini bisa juga dijuluki sebagai "Mr. Know-All".
Pasalnya, ketika berdiskusi atau berdebat tentang sesuatu hal di dalam
milis atau forum tertentu, jangan berharap mereka mau mengalah. Mereka
pun tidak mau menerima pendapat orang lain. Maklum kelompok ini sudah
pasti merupakan pengidap syndrom omnipotens. Merasa dirinya paling
pintar dan paling hebat diantero lingkungannya.

Pengidap
narsis bisa dinilai juga sebagai orang-orang yang ingin mendewakan
dirinya sendiri. Tidak ada ukuran lain yang digunakan untuk menakar
dirinya, selain, ya itu tadi, dirinya sendiri. Itu sebabnya, kita dapat
menyaksikan banyak orang menulis dengan begitu percaya dirinya, seolah
merekalah pada cerdik cendikia sesungguhnya. Sebab itulah juga banyak
juga yang menilai para pemilik blog maupun situs pribadi, adalah
orang-orang yang berpotensi menjadi narsisist, atau orang yang memiliki
sifat megalomania.

Menurut
Spencer A Rathus dan Jeffrey S Nevid dalam bukunya, Abnormal Psychology
(2000), mereka ini, kaum narsist selalu memandang dirinya dengan cara
yang berlebihan. Mereka senang sekali menyombongkan dirinya dan
berharap orang lain memberikan pujian. Kata narsis itu sendiri diserap
dari bhs Yunani = Narkissos atau Narcissus, salah satu tokoh mitos
Yunani.
Narcissus
itu adalah pemuda yang guaaanteng sekali, sehingga banyak perempuan,
bahkan para dewi yang jatuh cinta kepadanya. Namun karena
kesombongannya ia merasa tidak ada satupun perempuan yang layak untuk
menjadi pendampingnya. Oleh sebab itulah ia dihukum oleh Dewi Nemesis
sehingga akhirnya ia jatuh cinta terhadap dirinya sendiri. Hal ini
terjadi ketika ia melihat pantulan cermin wajahnya sendiri diatas
permukaan air, dan ia jatuh cinta terhadap dirinya sendiri. Untuk dapat
menatap wajahnya, ia seringkali bercermin diatas air, sehingga pada
suatu ketika jatuh daun ke atas air yang merusak gambaran cermin
wajahnya. Karena adanya guncangan air tersebut, ia menilai wajahnya
telah berubah menjadi buruk. Hal ini membuat ia jadi sedih sehingga
akhirya ia bunuh diri dengan meloncat ke dalam danau.
Akar
kata Narsis ini sendiri bisa diartikan juga sebagai mati rasa =
Narke(Yunani). Kata Narkotik pun diserap dari kata yang sama. Sebab
para pengidap narsis dianggap sudah mati rasa terhadap lingkungan
sehingga merasa dirinya yang paling hebat dan paling benar. Dan dalam
bhs Yunani kata Narsismus = Sombong.

Tidak
bisa dipungkiri, bahwa yang membuat dunia ini menjadisemakin meriah dan
ramai, adalah karena banyaknya para pengidap narsismet. Tanpa adanya
kehadiran mereka, bumi akan menjadi sepi. Dalam bisnis, karena ada nya
para narsisist inilah sehingga mobil-mobil mewah maupun pakaian-pakaian
bermerek jadi laku keras di pasar.
Wah!

By  * sso yang mungkin menjadikan aku sebagai rival sejati…
       seumur hidupnya…selama-lamanya..
.

23
Jul

entah sebab apa…

hingga kini
kita tak lagi dapat terlepas dari jerat tali batin.
betapa pun kadang kita ingin berteriak dan berlari
adakah sesuatu telah menyatukannya? untuk kita?
adakah sesuatu yang mengeratkannya? demi kita?

hingga kini
kenapa tak sekalipun surut rasa jiwa di sini
makin dan semakin saja kekuatan jiwa menyatu
sementara laut saja kenal pasang dan surut
adakah cinta itu seluas lautan?
atau lebih luas lagi?
hingga beribu pilu kepedihan dan kegundahan
musnah terhanyut pusaran air suka cita
menjadi sebuah langit atap kebahagiaan

aku mencintaimu
terus tumbuh dan menguat setiap hari…
entah kapan ia mencapai bintang di langit
hingga cinta itu ikut berpendar buih cahaya
menerangi seisi buana mayapada tanpa tersia…


*jangan pernah lepaskan ikatan ini, Sayang…
jangan biarkan itu terjadi…
kita pasti akan mati…
atau tak punya arti dan tak ada hati lagi..
(catatan biru bagi sepotong jiwa manis dan lembut).




 

July 2006
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Pages