pagi :
aku malas sekali tapi aku baik-baik saja
banyak sms dan telepon masuk mencari aku
serasa aku berhutang saja ke semua orang
beberapa kubalas, beberapa kutangguhkan
siang :
ada berita, ada sms, ada telepon
ruwet, ribet, riweh
lebih baik aku diam saja….
menunggu siang menyelesaikan masalah.
aku diam, bukan karena lidah kelu
tapi aku sudah jemu
sore :
kian gelap dan sunyi saja menjelang malam
tak ada kabar berita, hanya aku mulai resah
ada di mana sekarang?
bagaimana kondisinya?
banyak tanya, tapi hanya dalam hati
malam :
tak ada kalimat terucap lalui bibir
semua tertulis rapi seperti puisi cinta
katakan maksudmu, kuungkapkan isi hatiku
tuntas sudah…lalu sirna ramai sekejap
entahlah bagaimana esok?
tengah malam :
siapa bisa tahu tentang isi hati
kerinduan itu semakin menggoda
memedihkan jiwa bergetar tersiksa
tapi takkan diberikan celah luang hati
sedih? kecewa? luka? bete?
ingin kulepaskan semuanya….
aku hanya ingin berdiam tanpa kata
tanpa airmata bahkan
.……namun sebelumnya :
lepaskan aku…
jangan kungkung aku dengan cinta sedemikian
biar saja aku lepas semua cintamu
mungkin lebih lapang jalan di depanku
lepaskan aku…
lepaskan aku…
———Jakarta, malam sunyi berkabut kelabu, 08/08/2006
Recent Comments