| I want somebody to share Share the rest of my life Share my innermost thoughts Know my intimate details Someone who’ll stand by my side And give me support And in return She’ll get my support She will listen to me When I want to speak About the world we live in And life in general Though my views may be wrong They may even be perverted She’ll hear me out And won’t easily be converted To my way of thinking In fact she’ll often disagree But at the end of it all She will understand me Aaaahhhhh…. I want somebody who cares gemar mencoret dengan aneka warna sebagai inspirasi-nya ehmm…. |
Archive for August 27th, 2006
Somebody….
Pake Dag-Dig-Dug or Not
Apa yang kita lihat
belum tentu seperti
apa yang mereka rasakan
Sahabat dan selingkuhan
terkadang tipis banget bedanya
hanya hati mereka yang tahu
Gampangnya
Tanya saja hatinya
Pake Dag-Dig-Dug or Not
————————————- diambil dari blogger temen
HAHAHAHAHA…
dalam perjalanan hidup kita, pastilah setidaknya
kita pernah bertemu dengan sahabat, apa pun jenisnya.
Sering kita dengar seseorang bercerita pada orang lain
‘gw punya sohib neh…si ini …atau si itu…
yaaah…dia seperti penyemangat buat gw…’
yeaah…cerita berkembang menjadi seru..
Lhaah kok?????
rupanya belum sempat tercetus aja…
‘dia sohib gw…tapi juga selingkuhan gw sih…’
hahahaha….
mencari sahabat dekat tentulah dengan pertimbangan khusus
ada kriteria-kriteria tertentu yang harus diberlakukan
terutama jika kita punya sahabat lain jenis (kelamin)
mencari sahabat adalah seperti mencari anak kunci kecocokan jiwa
membahagiakan jika kita bisa menemukan teman yang tepat
yang menjadi teman jiwa dalam perjalanan hidup kita
( dengan catatan yang ini tak harus terkait dengan surat resmi )
nah dari sini kadang muncul perasaan serakah…
tapi itu manusiawi, kata nenek moyang lho.
Seperti misalnya, kalau dia memang baik, atau sangat baik…
(bisa) dibaca seperti :
…sangat pengertian, sangat sayang,
sangat perhatian, sangat sabar…bla…bla…bla…
pokoknya nyambung dengan jiwa kita deh…
atau dengan kata lain, dia seperti yang kita inginkan bangetttt
(dengan catatan, kok gak dari dulu seh ketemunya?)
lalu jika sudah begitu
kenapa kita ‘tidak berupaya lebih dekat saja lagi’
…dekat lagi…dekaaaatt lagiii…wheleehhh!!
Hahahahaha…lu tu yeeeeeeee…
dari situlah kemudian relasi yang tadinya sebagai sahabat murni
kemudian berkembang menjadi sahabat ‘macam-macam’…
*pertanyaannya, mungkinkah ada persahabatan murni
antara dua jenis kelamin itu…pria dan wanita?
sementara kata pakarnya :
yang negatif dan positif itu saling tarik menarik?
wahhhh….
kalau kata tetanggaku : gak mungkeeeeeeennnn…
Recent Comments