Hari demi hari, pikiran kita digerayangi berita
Selalu diperkosa oleh selebaran intimidasi intelektual
Kerap digagahi pernyataan-pernyataan membingungkan.
Suatu saat nanti, akan ada air bah sangat menggiriskan
di tanah tumpah darah yang kita cintai ini.
Lumatkan peradaban sebuah bangsa tersenyum
Deg!!
Ya Tuhan, Maafkan hamba….aku bingung Tuhan…
akankah aku harus percaya begitu saja?
Ataukah aku boleh mengabaikannya?
Aku tergugu dalam mangu, ragu, kaku, sendu
dalam ketiadaan kepastian
Tuhan, benarkah Engkau murka pada kami ?
Aku yakin Engkau tidak pernah marah pada kami
Tiada pernah kamu sebut Engkau Maha Pemarah,
Bagi kami Engkau adalah Maha Pemurah.
Tuhan, aku tak terimakan
jika Engkau menjadi kambing hitam untuk semua hal
Jika Engkau menjadi tujuan gugatan manusia kecewa
Lalu kapan waktu menggugat manusia serakah?
Memangnya Tuhan biang keladi semua problema dunia?
Memangnya Tuhan rajin melancarkan kutukan?
Lalu ….jika bukan Tuhan, manusia kah sumbernya?
Tapi darimana manusia mendapatkan kekuatan super
luar biasa Itu untuk mengguncang bumi serta isinya?
Eksploitasi terhadap alam memang kebangetan.
Dasar bumi dikeruk, gunung sengaja digali
Lautan diserap tanpa henti, secara gerilya
Hutan menjadi bukti trend penggundulan canggih
Sungai dituba dengan limbah menjijikkan
Udara perawan diperkosa oleh hitam legam polusi
Lalu adakah alasan untuk memaksa Tuhan ‘tinggal’ ?
Melindungi manusia yang mencelakakan diri sendiri?
Tak pernah bertobat sucikan diri demi kehidupan
*Maafkan aku Tuhan, aku tak bermaksud membela-MU
Lindungi kami semua Ya Tuhan jika memang itu harus terjadi
Tiada yang dapat menepis takdir selain memohon
perlindungan keselamatan dari MU
Recent Comments