16
Aug
06

Sang Malang

Kuingat wajah bulan senja itu
yang memerah tersipu ketika mentari
mengerlingkan matanya menyapa lembut
mengucap selamat bersinar untuk malam yang sudah rindu

Namun sayang malang sang mentari
selamanya tak akan pernah ia bisa
temani rembulan dan hangat memeluk mesra
pada malam-malam yang merindu

Sudah ditetapkan bahwa mereka berjauhan
walau hasrat tinggi mengguncang jiwa
memaksa sang bulan tegar hampiri mentari
namun itu membuat bumi terang menjadi kelam

Dan itulah apa adanya sang malang…


————— by RK, 15 Agustus 2006

* kita tahu sejarah kisah penciptaan semesta oleh Sang Pencipta
  dengan rumusan rahasia yang hanya dikuasai oleh-NYA
  kita hanya tahu tentang ketetapan takdir kedudukan zat
  cukupkan bahwa kedekatan DUA itu adalah sebuah keajaiban
  meski bimbang hati bilakah keajaiban berarti harapan…(terakhir?)
  …\ RR




2 Responses to “Sang Malang”


  1. 1    handy August 18, 2006 at 2:42 am

    Yang di makasud tentang fenomena GERHANA BULAN/MATAHARI yaa..

  2. 2    Arif August 24, 2006 at 5:25 am

    wah… seperti membuktikan ungkapan klise, bahwa cinta yang tak bisa memiliki kenyataan lahiriah, tetap memiliki keteraturan ikatannya, dimana semua harus diikhlaskan apa adanya!!! Karena begitulah hukumnya yang abadi.

Leave a Reply




 

August 2006
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

Pages