Archive for September 3rd, 2006

03
Sep

TEMU TELETUBBIES…Hahaha

JADI GAK NIH KETEMUANNYA???
MOM RERE BISA GAAK????
Katanya hari yang sama masih ada meeting juga
Aduuh susah banget klo mau ketemu Mom Rere..

(begitulah bisik-bisik tetangga…hahahaaha)


Sesungguhnya ini rencana yang sudah basi banget.
Kami saling mengenal sejak kumpul di Milis Nostalgila
yang sekarang sudah tidak aktif lagi berhubung para
membernya beraksi masyuk di Friendster…
Kebetulan saat itu RR jadi salah satu moderator milis,
itu pun atas desakan, paksaan dan ancaman (dengan segala
macam peralatan simbol ke ibu-ibuan..hahahaha
misalnya Panci, Wajan, Termos..hahahahaha)
para wanita gagah perkasa anggota milis…

Yang namanya kesibukan memang tak bisa diajak korupsi
eh maksudnya kompromi, karena tiba-tiba saja janji yang
sudah sejak awal dicanangkan ternyata menggelambir dan
meletrek melebar hingga hampir di penghujung tahun 2006.

Syukurlah, sejak gagalnya rencana pertama sebulan atau dua
bulan lalu, akhirnya um’at kemaren kesampean juga ketemu…
Aduuh rasanya LEGA sekaligus SENENG…karena selain lunas
tak terbebani hutang janji lagi..ntar bisa jadi bisul dan jerawat,
juga karena menyenangkan sekali bertemu  dgn teman-teman
yang tadinya cuma kukenal memalui dunia maya…
Thanks Nana, Tika…dan Elis tentu saja…I LOVE U ALL, Dear…

Kami berencana ketemuan di ChatterBoX di Plaza Senayan
Dipilih di situ karena NANA dan TIKA berkantor di kawasan itu
dan mereka hanya punya waktu sedikit saja kali ini ,
karena setumpuk pekerjaan sudah menanti di meja..wahhh

Yang datang pertama kali di PS, sepertinya adalah Nana.
Jelas dia kan kantornya bertetangga dengan Plaza-Plaza…hahaha
Saat aku sampai di sana, aku menelpon Nana…
"Na..di mana kamu, Sayang?"
‘Udah di PS mba..di ChatterBox’
‘Oke..aku segera naik ya..tunggu aku di situ’

Aku menuju tangga/escalator. Sejenak sekelebat ada perempuan
sempat sih bersiborok mata denganku…hanya selintas saja sih…
dan dia nampak tergesa alias terburu-buru naik eskalator.
Entahlah sempat feeling aja,..JANGAN-JANGAN…
jangan-jangan….dia ini Tika atau Nana yaa..????
Jujur saja aku gak sempet jelas melihat …sepintas saja
Dan kadang juga di foto bisa berbeda dengan aselinya…entahlah
Tapi feelingku cuma merasa begitu..
Benar saja..ketika perempuan tadi di depanku sambil telepon
seseorang, sempat kudengar dia tanya..
‘ Tika..kamu sudah di mana?"
Haaahhh????…Benerrr kan…nah berarti ini si NANA dong..hahahaha…
tapi aku sengaja diam saja…biar saja ketemuan di CB saja
Aku tertawa..Naaaaahhh ketauan luu..Nana Bohong..hahahaha
huuuh..ngakunya dah duduk manis di CB..huaahahaha…
lucu deh kamu Na….kamu jadi imut klo gitu…hahahahaa!!
Nah sialnya…pas sudah sampai atas…Naah perempuan tadi
berbalik badan dan lalu berteriak kecil…
Moooom Rereeeeeeeeeeeeeeeee!!!
Wahhh…ketangkep basah gw..hahahahaaha!!! Ampuun!!
Hahahaaha…sialannn..Niat mau ngerjain dia ketemu di atas…
Eh si Nana malah udah ‘Kenal’ aku duluan..Hahahahaaha
Akhirnya..ritual teletubbies berlangsung deh..
Berpelukaaaannnnn!!  Cup! Cup!…
Kami tertawa ceria berdua…seneng bangeetttt…

Kami menuju CB di lantai 5 dekat Kinokuniya di lantai atas
Aku sengaja memilih tempat di belakang dan tersembunyi
hingga karena jauh..kadang tak jelas siapa yang masuk CB.
Setelah agak lama, ternyata si Tika belum nyampai juga..
Wheleeh kemana itu bocah ya..hahaha..enak aja manggil bocah!!
Padahal tadi sudah di PS juga..lagi antre sesuatu…Beras kaleee!!
Rupanya Nana juga belum pernah ketemu Tika meski sdh kontak2
akhirnya ketika ada perempuan masuk ke CB
kontan Nana komentar…Itu Nana  Ya Sis??
Aku jawab Bukaaan...(aku yakin bukan deh)
dan ternyata memang bukan…untuk gak kita peluk Na..Na…
hahaaha…rugi bandar kita…bedak Doris mahal boo 
hahahaha…HUAAHAHAHAHA
Tiba-tiba…bahasa Inggrisnya Suddenly..ceilee
ada seorang perempuan lain lagi masuk ruangan…
Nana kembali komentar…Itu..itu Tikaaaa Sis??
Mana..manaaa…IYAAAAAAAA!!!!
Hahahaha..Lha ya iya jelas itu pasti Tika, abis dia
dengan gagah perkasa langsung menghampiri meja kami
Naah…siapa lagi kalau bukan dia…hehehe
Akhirnya ritual Teletubbies berlangsung lagi…"
Hahaha…Bedak Doris terkikis lageee…Hahahaaha

Setelah kumpul bertiga…Nyawanya masih kurang satu lagi…Elis!
kabar terakhir dia kena macet di depan Ratu Plaza.
Nana dan Tika juga belum pernah bertemu, sehingga mereka
membayangkan..Elis seperti apa yaaa..
naah saat itu aku bilang  tentang sohibku yang satu itu
‘Elis orangnya mungil abiz..aku bilang Lis jangan tambah
kurus-kurus ya..kasihan..ntar tinggal tulang ama kentut!!’

Hahahahaa…kami nguuaakakak kenceng banget…
Nana bolak-balik tertawa seperti ditahan…dia halus banget yah.
sementara Tika lebih sering geleng-geleng kepala kalau mendengar
celetukanku yang sok konyol yang membuat kami semua ngakak…
pokoknya mba RR heboh banget dehhh…kata mereka…
Nah karena terlihat penasaran segera pengin liat Seperti apa Elis
aku sok sibuk nyari ‘gambaran sosok’ Elis palsu.

Kebetulan ada perempuan mungil masuk
aku langsung nyamber…tuuh Elis tuh mirip-mirip gitu deh posturnya..
Masak sih semungil itu?  Iyaaaa!!
Nah yang membikin kami terperanjat…
Wheleeeehhh..jebulnya orang tadi emang ELIS Beneran!!
Hahahaahaha…kami makin kenceng aja deh ngakaknya…
Kadang diseling dengan cekikikan..Hahahaha
Maklum banyak yang pada noleh ke meja kami…
Merasaaaa deehhhh kami..
Tapi yo tetep aja kami CUWEK BEBEK…hahaha
emang CB punya embhamu doang??? mbah kami juga kok!!
Hahahahaaha..


Begitulah siang itu ceria bangettt..
meski cuma sebentar..namun berkesan…
oh ya..ada satu hal yang jadi memory dalam hati kami..
Tanyalah mereka tentang sebuah ilmu :
JANGAN LUPA YA….Kaki disilang RAPETT PETTT!!!
Hahahahaaha…

Dear NANA, TIKA, Dan My ELIS..
THANKS untuk kehangatan dan keceriaan siang itu yaa..
Terimakasih untuk pertemanan dan persahabatan kita..
Sttt…soal foto belakangan aja…ini dibaca banyak orang,
ntar klo bicara foto..apalagi posenya Nana dan Tika
yang rada-rada kelewatan hotnya..ceileee..bahaya..
Huushhh..ini Gosip..gosip..gosip!!!
Hahahaaha..bisa kaku tuh Nana ma Tika klo beneran!!
Oh ya ada satu lagi catatannn : SI KODOK!!! Kurang ajarr!!

HUAAHAHAHAHAHAHAHA…
Aseli…hanya ngakakk dan ngakakk…
makan juga bareng2an biar lebih lezaatttt…gak enak klo sendirian
EEH Cantikkk….sekali lagi
Jangan Lupa yaaa…
.
KAKI DISILANG rapettt pett!! Mata melek mereemmm!!
HAHAHAHAHAHAHA

Jakarta, September Ceria 2006 \ RR

03
Sep

…tanpa judul (hanya untuk lelaki-ku)

Catatan pertama :
Jika engkau lelaki…yang mencintai perempuan-mu
(khususnya yang mencintai aku….)
ikutlah petualangan kali ini
Berkatalah…demi cintaku pada perempuan bernama….

___________________________________________

HASRAT JELAJAH CINTAWI

dalam bayangan mata terpenjam
bayangkan sebuah ruang yang tak kosong
dinding penuh dengan indah lukisan wanita telanjang
juga gambar pangeran tampan gagah mempesona
sebuah tempat tidur mewah bertilam kain indah
seakan memberi janji nikmat tak terperi
dengan sebentangan permadani indah pula
hijau dedaunan rimbun dan merah kuning bunga mekar
mengelilingi seputar ruangan….indah berseri
dengan wewangian terapi khas kamasutra
bangkitkan gairah birahi bagi siapa saja
insan yang terjebak nikmat dalam ruangan itu

             ooh tidak…bukan…bukan begitu…
             bukan itu yang kumaksudkan….
             salah setting…

pejamkan matamu lagi….
perlahan-lahan…apa yang kau dengar
suara burung-burung kecil mencicit ceria
gemerisik dedaunan dari pepohonan alami
gemericik sungai kecil jernih di kejauhan
hirup udara gunung yang dingin semilir
lihatlah apa yang sedang ada di hadapanmu?

sebuah bilik terbuka tak beraturan
milik sebuah pendopo mungil yang sederhana pula
yang bertengger di sebuah puncak bukit kecil
jauh dari keramaian kotaraja
memancarkan keheningan dalam bening senja
membuncahkan keinginan nikmat bercinta
lembayung senja menarik-narik uluran bercinta

lalu kau akan mendengar suara mendesah…suaraku

mendekatlah…
jika kamu beruntung
di sana mungkin akan kau temukan aku
yang sedang terbaring memeluk kain tipis
bagian dari penutup tubuhku yang terkibar angin
sejak mula angin nakal nafsu menyentuhku melulu

engkau pasti akan datang, Kekasihku
telah lama kunanti dirimu Sayang…betapa lamanya
jauh sebelum kedatanganmu kali ini
mungkin aku telah jatuh cinta padamu
bahkan jauh sebelum bertemu denganmu

dan setiaku menantimu karena kutahu pasti
engkau akan datang menuju ke pelukanku
mewujudkan cinta kita yang sebelum masa ini
hanya ada dalam bayangan semu…

Kekasih…
kutemui engkau berdiri gagah di situ
lalu perlahan dengan senyuman termanis
aku bersijingkat  dan perlahan menujumu
datang menyambut kehadiranmu
saat mata kita bertatapan mesra
kujatuhkan diri di kakimu sebagai wujud
penyerahan diriku dan pengabdianku padamu…

untuk hari ini dan selanjutnya
sepanjang sisa hidupku…

lalu
kau rengkuh aku dalam pelukanmu
perlahan…kita tepat saling berhadapan
aku mandah pasrahku yang pertama, saat
kau lekatkan bibir menerobos geligi dalam bibirku
       pertautan kemesraan awal yang sempurna
pelukanmu seperti hidupkan nyala api dalam diriku
serasa tak menjejak bumi kakiku menjadi
serasa melayang terbang terbawa angan
aaahhh….begitu indah dan kuatnya
kharisma cinta berpendar pada tubuhmu
              aku terkulai lemah tak berdaya
              dalam ciuman lembut pertamamu

hingga kulupa…masihkah aku sempat
menghela nafas sebelum kau lumat bibir tipisku
hanya indah dan mesra yang mampu kurasakan
terus..teruuuussss….
peluk aku, ciumi aku kekasih…pangeran j
iwaku…

telah lama dahagaku rindukan birahi asmaramu
aaakkkhh…

ketika mataku perlahan terbuka
aku terbaring…namun entah di mana
hanya kurasakan tubuhku melayang di atas awan
saat kurasakan belaian lembut tangan kekarmu
menjelajahi setiap relung dan lekuk tubuhku nan polos
kadang lembut mesra, kadang dengan kegemasan
yang membuatku terguncang menggelinjang
terpukai oleh sentuhan apa pun olehmu
tiada lagi penutup tipis terkibar desir angin tadi
tangan nakalmu mampu gantikan semua penutup itu
memintal rapat dengan sentuhan ke segenap tubuhku

lalu kurasakan kehangatan hasrat semakin kuat…

gelinjangan dan rintihan serta desah mesraku
membuat parasmu kian menegang merah membara
tak bisakah kau paksakan senyummu untukku, Kekasih
engkau terlalu sibuk mengatur desakan hasrat meronta
sorot memerah mata tajammu tak hendak lepas dariku
seperti hendak menelan tubuh indahku dalam sekejap
mataku, senyumku, bibirku, desahku…
belahan payudaraku yang membusung menantang
lalu gerakan tak sengajaku beringsut pelan bergeser

mungkin bagai penari perut dari tanah seberang
seperti ikuti irama goyang tetabuhan mistis
semuanya seperti panggilan jiwa untukmu
untuk bersegera….

haruskah aku berhenti, kekasih, Pangeran Jiwaku?
disaat kudengar detak jantungmu kian meninggi
wajahmu kian memerah…nafasmu kian tersengal
hanya menatapku dengan seribu hasrat tertahan
sinarkan permintaan tertinggi-mu…..
apa yang harus kulakukan Kekasih?
haruskah aku pasrah?
haruskan aku akan diam menunggu?
apa yang kau inginkan tuk kulakukan?
……ajari aku…ajari aku…Kekasih jiwaku
meski kutahu ini fitrah manusia sejati…
Engkaulah rajaku, engkau pangeranku
engkaulah yang akan memimpinku
membimbingku dan mencintaiku selamanya…
……Ajari aku…bimbinglah aku

Kala bibir kita masih setia berpagut mesra
seakan kita adalah dua ular yang terkena kutuk seruling
meliuk-liuk dan bergerak semau-maunya…
….aku cinta kamu…kucintai kamu…
tangan kita bergenggam erat menyatu mencari celah
salurkan getaran-getaran birahi tak tertahankan
hasrat dan hasrat  kian menuntut pengakhiran
sekarang!!….sekarang!!

……

Ooh kekasih….
….sekarangkah saatnya Kekasih?
ketika engkau harus menembus lorong basah jiwaku
mengubur semua kerinduan dan dahaga kita
betapa raga-raga kita saling merindukan…

Aku hanya bisa terpekik dalam erangan pasrah
ketika kuikuti alur semua gerakan cinta kasihmu
sedemikian indah teratur bak pergelaran  orkestra besar
memainkan nada-nada irama bersymphoni
seakan engkaulah pemusik dari segala musik
pasrah pula ketika kau berganti-ganti irama
semua irama kau mainkan dengan sama indahnya
kau ajak aku ikut memainkan petikan dawai biola
lalu harus kumainkan saxophone dengan tiupan indahku
mengiringi petikan segala alat musik kau punya
petikan harpamu, permainan piano-mu
betapa indah….
penyatuan kita dalam cinta dan musik
selalu kunikmati setiap detik irama lagu bercintamu
dengan sepenuh jiwa…aku takluk padamu
terbuai kenikmatan lagu sejati cinta gubahanmu
sementara
mataku setengah terpenjam menahankan rasa’
bibir tergigit, tangan mencengkeram erat
ketika permainan nadamu kian menghentak
entah irama apa yang sedang kau mainkan
kala semua alat musik dimainkan bersamaan
hentakan demi hentakan tiap nada tinggi
dan dentuman drum berulang untuk nada rendah
kian membuat gerah suasana

Tajam, keras, panas, perih menoreh kalbu jiwa terdalamku ….
saat kau menghunjam keras hentakan cinta paripurnamu
sebagai pengakhiran  persembahan cinta padaku!!!
dan …aku terkulai lemas dalam dekap pelukan eratmu….

Pangeran Jiwaku…
Engkaulah lelaki dari segala lelaki jagat raya
bagiku…

Kekasihku…
Keindahan cintamu begitu mengagumkan
tak engkau lepas aku dari dekapanmu sejak tadi
kau tunjukkan kecintaanmu teramat indah untukku
lalu penuh kasih sayang kau bisikkan lembut
aku mencintaimu…aku mencintaimu…
Hingga tangisku berbaur senyuman bahagia
mencapai satu tapak pengabdianku
menjadi seorang perempuan di sisimu
menjadi perempuan terkasihmu
yang takkan pernah tergantikan…

Engkaulah lelakiku…lelananging jagat
Akulah perempuan kecintaanmu sepanjang masa…

___________________________________________

**Sesaat kemudian….engkau meraihku kembali
aku tahu pasti…engkau inginkan lagi…
Ohh kekasihku…mari bercinta….
…kali ini biarkan aku pertontonkan
keliaranku sebagai perempuanmu
nikmati saja, Kekasih…Pasrahlah padaku
takkan kubiarkan sedetik pun engkau berpaling
kepada perempuan lain…
Mari bertaruh….engkau takkan.

STOP!!!!
No comment….
(kenapa pada berkeringat setelah baca ini???)
hahahahaha….
emang enakkkksss….mau ngintip gak boleh…
SENSORRRRRRRRRRRRRR….

*nikmati saja coretan ini,
karena mungkin takkan lama bertengger lagi
bukan karena hal lain
tapi akan tergantikan oleh yang lebih seru lagi…hehehe
*mampuss gw…mudah2an ada yang gak baca coretan ini
kepalaku bakal dipenjara dengan cintanya…hahahaha

Jakarta, 05 September 2006 \ RR

03
Sep

aura teman baru…


TERIMAKASIH…
mungkin hanya itu sementara yang mampu kuucapkan
Manakala kudengar getaran hatimu melagukan kesedihanmu
Dan kau biarkan hatiku membukanya dalam alam pikiranku.

Terima kasih untuk berbagi kisah denganku.
Kuucap penghargaan yang tinggi untuk dan atas namamu
atas keberuntunganku menemukanmu sebagai sahabat.

Sejak awal kurasakan ketertarikanku pada pribadi bertirai
Yang terbayang memancar deras dari auramu.
Betapa tiba-tiba muncul rasa sayangku padamu seketika.
Empatiku menyembul keluar dari dasar hati dan pemikiranku
Ikut kurasakan apa yang kau rasakan…
Semua kesedihan, ketakutan, kehampaan, kesakitan, kemarahan,
Dan mungkin dendam…

Meski aku belum sempat mengenalmu, entahlah bisa
namun kuat kurasakan adanya tali batin terjalin antara kita…
Mungkin ini anugerah Yang Kuasa yang hanya berlaku untuk
Hati yang lembut dan peka seperti kita…

Temanku Sayang…
dalam setiap masa dalam kehidupan kita…pastilah ada
masa-masa sulit yang harus kita lalui. Mau tidak mau, suka tak suka
Tidak ada seorang pun manusia yang halus mulus lalui hidupnya….
Kamu tahu kenapa?…
Itulah kelemahan manusia yang sudah digariskan oleh Tuhan
Manusia itu sangat lemah tapi sombong
bayangkan saja lebih sering  terjadi jika
semuanyaberjalan mulus
bisa saja kemudian kita/manusia akan terjebak
dalam
kesombongan/ketakaburan/keserakahan/ketamakan/keangkuhan
ya itulah dasar sifat manusia lemah seperti kita-kita ini

Tanpa perjuangan, tanpa upaya, tanpa modal….
kadang akan mengakibatkan kita menjadi
tak mampu menghargai apa yang kita capai.

Setiap masalah sesungguhnya telah ditetapkan solusinya.
Hanya saja kadang kita merasa terjebak dalam suatu permasalahan
seakan berkesinambungan dan tanpa nampak ada jalan keluar,
kita akan kelelahan dan menjurus kepada keputus-asaan,
bahkan tak jarang berakhir dengan kematian yang disengaja
merusak dirinya sendiri dan lalu membunuh diri sendiri,
dengan cara lari kepada hal-hal yang jelas-jelas merusak
minuman keras, obat-obatan dan seribu satu jalan merusak lainnya.

lalu apakah dengan begitu akan selesai masalahnya?
lalu kembali semua baik-baik saja?
Jawabnya sama sepertimu…jawaban yang umum, normal.
TIDAK!!
Namun toh tetap saja banyak yang masih nekad merusak diri
Aku jadi ingat..ada ungkapan seperti ini :
…sudah tahu jika kotoran alias tai ayam berbau tidak enak…
kok ya masih juga nekad dipegang dan dicium…


…..Penderitaan Tanpa akhir, begitulah kata mereka
tapi benarkah memang tanpa akhir?
Bukanlah jika ada awal…seharusnya ada akhir?
meski tak ada jaminan akhir yang menyenangkan ataukah
akhir yang menyesatkan…
mungkin itu hanya karena belum ditemukan saja.

Teruslah berupaya, Teruslah mencoba….teruskan usahamu..
Niscaya akan kau temui pengakhiran masalah yang tepat…
Meski harus kau lalui melalui coba salah, coba dan salah…
Tak apa, semua yang terjadi adalah berproses
pengalaman-lah yang akan membantu kita menemukan,


Dalam menghadapi suatu permasalahan,
ada ungkapan yang sangat berarti :

….seseorang yang bijak adalah orang yang menghadapi masalah,
dan bukan orang yang menghindari masalah….

Benar, keberanian adalah sikap kita mengakui bahwa kita
sedang
berhadapan dengan ketakutan dan katakan meminta pertolongan.
Itulah keberanian yang sesungguhnya.

Bagaimana kita melihat masalah yang ada di depan kita.
Bagaiman kita menyikapi masalah yang muncul dihadapan kita
Itulah inti dari hidup kita.
Itu yang akan membedakan individu satu dengan yang lain.
Bisa saja masalah yang dihadapi sama,
namun mungkin situasi
yang dialami berbeda
atau juga sama persis namun korbannya berbeda
maka akan berbeda pula jalan yang dilalui mencapai akhir..

Menurutku
justru jalan menuju pengakhiran perjalanan pencarian manusia
yang berbeda-beda..dalam suka dan dukanya
menjalani takdir yang tergaris dari Allah SWT lah
yang menjadikan tak akan sama satu sama lain

Hanya saja…
bersyukurlah kamu…bahwa masih ada banyak teman-teman
yang menyayangimu, yang memperhatikan kamu
sehingga kamu bisa mencurahkan isi hati kepadanya
hingga tak terasa sesak di dadamu lagi…
Lebih baik berbagi daripada menyimpan sendirian
apalagi jika itu penderitaan…
toh itu tidak akan sampai membuat temanmu menderita
namun kamu akan merasakan kelegaan yang luar biasa
karena merasa ringan, juga karena mendapatkan kekuatan lain
dari kasih sayang teman-temanmu, sahabatmu.

Dan ingatlah selalu…Tuhan akan melindungimu
jika kamu mau meminta padaNYA…
selainnya  itu, masih ada aku  di sisi kamu
akan kulakukan semampuku menemanimu
terutama dalam saat-saat sedihmu…
karena mungkin saja dalam saat-saat bahagiamu
takkan ada namaku dalam ingatanmu…
tak apa…aku sangat paham tentang hal itu..
bagiku itu juga hal yang lumrah saja..
meski harus kamu sadari pula bahwa
aku juga manusia biasa sepertimu yang mungkin juga
ada pasang surutnya dalam kehidupan ini…

inilah mungkin yang disebut ketulusan berteman
saling bergandeng tangan untuk semua kebahagiaan kita
juga untuk semua penderitaan kita
tanpa niat saling memanfaatkan…

segala sesuatu, yang penting adalah niatnya
Tuhan pasti akan mendengar niat kita, Sayang..
semoga persahabatan kita abadi selamanya..

Akhirnya, terimalah
Salam hangat dan jabat erat persahabatanku :
RERE

 


Jakarta, awal 2006 \ RR

———————————-

03
Sep

berteman barang


Aku punya teman
teman sepermainan…
—————-
(bagian dari syair lagu TTM, by RATU)

Ternyata
Pengertian tentang arti kata
TEMAN laiknya ‘barang’ saja
yang terkadang bisa
rusak, bisa hilang,
kadang masih bisa diperbaiki, kadang terpaksa harus dibuang
teman, bisa juga datang dan pergi semau-maunya
tanpa tahu entah siapa yang mengambil atau siapa yang
mengembalikan…
bahkan tanpa mau tahu kata hati dan perasaan kita tentangnya

mungkin ungkapan di bawah ini  pernah kita dengar pula
tidak ada cinta sejati….tidak ada teman sejati
yang ada hanyalah kepentingan sejati

ungkapan di atas, mungkin saja
akan ada manfaatnya untuk kita pertimbangkan sebagai
bahan pembelajaran bagi kita
bahwa dalam berteman pun, ternyata
tak hanya berurusan dengan niat baik, ketulusan, kehangatan,
dan bla..bla..bla..sederet ukuran lain yang ’sangat standar’
namun rupanya kita terpaksa tega melihat sejauh mana
teman kita itu
‘bermanfaat’ buat kita
atau
apakah kita
‘cukup bermanfaat’ bagi teman kita itu
begitulah pergeseran dalam dunia berteman pun
makin menggusur nilai-nilai murni yang datang dari nurani.
Astaqfirullah…


….coretan di atas nampak ditulis dengan semangat baru
bahwa
kenali barangmu (teman-temanmu) dengan baik,
dan jika sudah berteman,
anggap saja mereka hanya kamu pinjam…dan sementara
maka bersiaplah kehilangan mereka, cepat atau lambat
(meski pun jangan lupa selalu lantunkan doa
agar mereka menjadi temanmu selamanya)

jadi jika memang ada yang menghilang, biarkan saja
tak peduli bagaimana kamu ingin menangis darah sekali pun
logika-kan bahwa itu sudah menjadi hukum alam sekarang
Gak usah dipikir lagi-lah…

namun
meski teman hanya ibarat barang pinjaman, sayangilan mereka,

rawatlah mereka…dengan kasih sayang dan perhatian
Siapa yang tahu mereka
‘terpinjam’ olehmu untuk seumur hidupmu
Jika pun demikian…berbahagialah…bersyukurlah
bahwa kamu telah mendapatkan barang
yang terawat oleh tanganmu sendiri dengan baik…

Jakarta, 04 September 2006 \RR




 

September 2006
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Archives

Pages