mungkinkah ini bisa disebut sebagai awal
jika sebenarnya yang terjadi adalah akhir
awal untuk sesuatu yang akan datang, mungkin
akhir untuk sesuatu yang baru terlewat, mungkin
entahlah..kan kuikuti saja alur permainan hidup ini
tanpa kutahu apakah ini akan menjadi awal
ataukah ini akan menjadi akhir
sebuah perjalanan rasa…bagi hati bimbangku
kehidupan adalah
rangkaian perjalanan, dengan persimpangan,
dengan pemberhentian, dengan pintu-pintu,
dengan ruang-ruang…
lalu…di mana tempatku yang sebenarnya?
——————— 14 Sep 2006, dini hari \ RR
*selamat berlalu, doaku selalu bersamamu pasti
*selamat datang, temani aku…temani aku
hingga biarkan waktu yang memutuskan
untuk kita, seperti katamu…
……atas nama waktu dan alam raya
hari ini lunglai engkau berpamit tanpa banyak kata
entah ke mana akan kau bawa langkahmu yang terseok
tinggi hatimu takkan hendak beritahu hatiku
entah sampai kapan, mungkin engkau pun tak jua tahu
langkahmu kian terseok menuju puncak harap
meski kian terasa berat akibat sarat beban meluap
aku hanya berimu doa, berbekal hati putih sekejap
mesti tak tetap, merah hatimu tak turut sependapat
gamang kubisikkan lirih selamat jalan….
berat, tak tega hati melepas kepergianmu
biarlah kali ini kuikhlaskan setengah hati saja
meski samar aku tahu, membayang suatu saat
nanti engkau bergegas akan kembali ke tanah ini
untuk bertemu lagi …..jika saja aku masih di sini.
*Terimakasih Tuhan….
telah kau tunjukkan jalan cercah cerah bayang panjang
hari-hari yang akan dan harus kulewati selanjutnya
meski dengan separuh hati….aku harus terus hidup!
——————- Jakarta, 13 September 2006 \ RR
*persembahan untuk seorang teman….
hidup ini begitu pendek untuk terus dinikmati
hidup ini sangat panjang jika kita lemahkan diri
bangkitlan…bersemangatlah…
bukankah sudah kukatakan, aku di sisimu selalu
untuk menguatkan hatimu, untuk pompa semangatmu
untuk ceriakan hatimu, di sisi lain dari hatimu.
Recent Comments