……Aku mungkin perempuan tak terduga
dalam bayangku nyata dan khayali
semua pintu dunia terbuka lebar ingin kumasuki semauku
kulipat ragawi tuk lalui kecil celah mencari sejuk sinar
beri ruang tuk keluasan jiwaku bila menginginkan.
Aku manusia bebas…seperti bidadari girang melayang.
jelajahi ruang kebebasan jiwa dengan tinggi cita cinta
terbang bebas dengan rahasia hati nan pasti,
tak inginkan terbawa angan atau angin sembarang
……Aku mungkin benar perempuan tak terduga…
bisa jinak laiknya manja anak kucing bergelung geliat
bisa ganas liar bak induk harimau terbuas yang terluka
siap mencabik, menyerpih dan melumatkan siapa saja
….Andai kau melukakan hatiku
dingin, akan kuhancurkan kau hingga tak bersisa seserpih pun.
….Andai tulus cinta putihmu untukku
sejati kasih sayang dan pengabdian adalah janji jiwa setiaku
Kubelai dirimu lembut mesra laiknya kapas terbawa angin
tapi jangan kejutkan dirimu jika
aku mampu menohok sekeras lemparan bola api membara…
hingga kau terpental melesat terlempar ke seberang lautan!
…..Aku perempuan tak terduga..
perjuangkan bisa berada di mana saja yang kuangankan,
di depan, di belakang, di samping, di bawah, di atas.
….ternyata hanya di samping-mu paling kuhasratkan
ada saat-saat aku ingin elok anggun menjadi Ratu-mu,
pula saat aku pasrah diri menghamba, engkaulah Raja-ku
kalimat bicaraku bisa indah bagai kidung merdu kerinduan
kerling kedipanku mungkin wujud goda-goda lucu kemanjaan
gemulai solah tarianku, eksotis membuat gerah urat-urat birahi
lekuk elok tubuhku, bagai dawai gitar mendulang imaginasi
desah rintihku bisa jadi pemicu luapan magma gairah terpasung
sorot mataku pancarkan isyarat dahaga jiwa meminta
binarkan gundah resah tak inginkan percintaan segera berlalu
Aku, perempuan tak terduga,
jangan abaikan aku, perhatikan aku!
jangan rendahkan aku, puja aku!, tinggikan aku!..
takkan pernah kubiarkan hidupmu dalam penyesalan..
hingga tak sempat kau dugakan andai sebaliknya
kan kupastikan sesal dan luka dalam setiap hela nafasmu
…..Benar, aku adalah perempuan itu.
perempuan penuh penerimaan, sekaligus penolakan
genggam hangatnya cinta, sekaligus dinginnya benci
perempuan kuat tegarkan diri, juga lemah tiada daya
tetap dengan kebanggaan sebagai perempuan
Aku perempuan biasa dan baik-baik saja, meski tak biasa
yang mungkin takkan pernah terbayangkan olehmu.
bagaimana kau bisa menilai aku
jika mengangankannya saja kau tak mampu..?
bayangkan aku..
rengkuhlah aku..
nilailah aku..
lalu kangan biarkan dirimu tersungkur terpuruk buruk
dalam ketidak-pastian membingungkan tentang aku
Cobalah…
temukan apa yang ingin kau cari dan perjuangkan
di dalam sejati diri perempuan seperti aku ini
Aku menunggu-mu…. !
atau
aku akan mengacuhkan-mu? …menolak-mu?
terserahlah hatiku, tak perlu engkau tahu
engkau tahulah aku, aku akan semau-mauku….
berdoa sajalah…untuk kebaikanmu, Bung!.
———————-Jakarta 24 September 2006 (revisi) \ RR
persembahan untukmu,
perempuan-perempuan yang lemah, yang terpasung kultur
perempuan-perempuan yang terluka, yang terseok-seok mencari
perempuan-perempuan tangguh, tegar dan mandiri, yang kesepian
juga untuk perempuan-perempuan pemilik kebahagiaan sejati
..yang berhasil perjuangkan dan memenangi segala halang rintang
…hingga temukan SEJATI DIRI SEUTUHNYA, bangga dan bahagia
sebagai perempuan, ibu, kekasih, isteri, nenek penuh cinta.
juga
untuk lelaki-lelaki bodoh yang ‘berkhayal’ dunia di tangan mereka
untuk lelaki-lelaki ksatria yang mencintai dan menghargai perempuan
*juga untuk seorang lelaki yang paling kuinginkan di dunia ini…
yang kupinjam hatinya dengan janji kukembalikan jika aku tiada
dan kujagakan dia mencintai aku… hanya aku selamanya
terimakasih telah melengkapi kesejatian diriku.
eleuhhhh Teteh, ni janji gw langsung comment …AKU-lah PEREMPUAN itu…hehehhee…..
menangislah jika kau perlu…marahlah jika kau inginkan itu…tapi jangan dihadapan LELAKI, karena mereka tidak kenal itu sekarang. Kalo ga bisa nangis dan marah, malah SAKIT entar. Tapi jangan liatkan itu dimata mereka……itu baru PEREMPUAN. karena kita memang ditakdirkan punya sisi…..
lho piye to, ni koment apa kasi solusi, hehhehehe…gak nyambung dehhhh!!!!!!!
btw, sukses ya Teteh buat tulisan2nya:)))
Hidupp Perempuannn!!….
berjayalah di sisi Lelaki Pujaan-mu
dan berilah apa yang seharusnya menjadi milik-nya….
mat ber puasa yaaa….
mild kuta
IN-PUT untuk perempuan ‘Cengeng’, alias Manja Manyun :
Udaaah lupakan sedih, gak perlu nangis Neng!!
Mau sedih, nangis, nelangsa, malah rugi di badan elo..
Perkara HATI memang susah dirunding seeh,
tapi percaya deh, SELALU ada solusinya…
Rugi BANDAR-lah klo elu nangis mulu…buang waktu neng!
bikin elo tampak jelekk, pikiran buntu jadi goblok,
sulit mikir lageee….kacian deh luuhh..
Lelaki skrg ANTI sama perempuan2 yang cengeng, Honey…
Mereka cenderung suka perempuan smart,tegas, bahkan keras hati….
dan egoisnya kalau bisa seh ….maunya yg cantik!! Huuh..
Entah itu judulnya mau jadi temen, sahabat atau ttm kek…
Lelaki bukan gantungan baju semata Neng…yang hanya bisa
ditumpleki BLEG masalah-masalah kaum cewek sih
mereka juga MANUSIA…butuh disupport juga…
butuh diperhatikan, mau disayang pulakk..
Ayuuh Banguuunnn Atuuuhh Neng!!
Eluuh masih bisa berdiri tegak Neng!!
Angkat dagu elu, lihat ke depan..itu jalan eluuh!!
JC menulis :
‘Kata-katamu adalah Kamu…
mungkin Lenin akan cemburu saat aku bisa
menjadi bagian dari dirimu, karena filsafat Hegel pun
tak mampu menandingi kecantikanmu
Sayang….aku akan menjagamu selamanya,
lebih lama dari balsem yang ada di tubuh Ramses….’
*ehmmm……
bener banget madam rere…
kalau tu cowoknya maunyaaaaaa bedereeeeetttt panjang EGO nya dari sabang ampe kakus nek…
ngga deh yakk.,,,,
babe ma kakek gue aja yang GALAknya amit2..kaga seegoisss gitu.,,..
kita lagi hari gini jadi cewekkk disuruh ngertiiin mlulu ??
whuihhh..jejelin beling aja deh yak madam
mwachh
love you madam rere