sebuah puisi di kirimkannya padaku
tentang sebuah kata hati yang indah
sebagai pertanda kasihnya
walau hanya berjumpa maya semata….
…namun kusyukuri semuanya.
Terimakasih Arya…di mana pun kamu berada.
Doaku selalu mengiringi setiap langkahmu.
———————————————————–
……..UNTUKMU PEREMPUAN-KU
M a n i s…
Kubilang manis padamu itu yang menggambarkan tentang dirimu
Sosok yang belum pernah kulihat rupamu tapi telah kulihat rupamu
S a y a n g…
Kubilang sayang padamu, itu yang membuatku rindu padamu
Sosok yang belum kutahu suaramu tapi telah kudengar suaramu
P e r e m p u a n…
Kubilang perempuanku padamu, itu yang membuatku terpesona
dan ingin kembali secepatnya ke negeriku
Sosok yang belum pernah berbicara padaku tapi telah banyak
kubercerita padanya
K e k a s i h …
Kubilang kekasihku padamu, itu yang membuatku ingin
selalu menyambut pagi secepat mungkin
Sosok yang belum pernah berbagi suka dan duka padaku
tapi itu telah kulakukan padanya
Sekali
lagi kubilang padamu
“berpikirlah sesuatu yang indah tentangku ataupun
tentangmu”
dan itu akan menjadi harapan yang membuatmu tersenyum dan
merasa bahagia….pikirkanlah itu setiap saat…
sebelum tidur, setelah
bangun, sebelum kerja, setelah kerja,
sebelum mandi, setelah mandi,
setiap saat sampai masanya kan tiba….
Arya
(…aku ingin cepat kembali ke negeriku)
0 Responses to “Puisi-nya Manis, Sayang”
Leave a Reply