
kenapa sih selalu begini dan begitu?
kamu yang berseru minta curi waktuku,
nyatanya aku yang harus menunggu.
kau uji kesabaranku tanpa ragu,
terlalu kamu!
dan aku bagai kerbau dungu berpanu
patuh turutkan apa saja kehendak-mu
meski risau hati-ku kian tak menentu
gemuruh kalbu rancukan pikiran buntu
tak kuduga aku jadi terdiam membisu
lidahku mendadak terpasung ngilu kelu
tak ada lagi marah dengan tanda seru
tapi ada hal baru yang aku tahu
ternyata kamu makin tak tahu malu
lalu …….harus bagaimana aku???
—————- Jakarta, 18 September 2006 \ RR
inspirasi : di cafe duduk bengong nunggu es krim goreng
eehmmm kayak apa yah rasanya…nyam..nyam
0 Responses to “terlalu deh kamu!”
Leave a Reply