Sayang,
tak ada satu pun di dunia ini, kiranya yang memiliki
kisah seunik, semanis, seindah & semesra cinta kita
adakah lakon cinta tercipta semenarik jalinan kasih kita
dengan segenap cinta, aku sangat bahagia cinta kamu
dengan segala kasih, kau sinarkan bahagia cintai aku
bias sinar putih kejujuran hati menampak di wajah kita
lalu kini katakan padaku, di mana letak kesalahan itu
ketika kita selalu saling menyakiti satu sama lain
saat kita tak henti saling melukai hati masing-masing
kepedihan, terluka sebabkan rentan jiwa sengsara
tanpa kita sadari, manakala harus terjadi lagi & lagi
setiap kali yang kita sendiri tak pernah bisa mengerti
m e n g a p a harus seperti ini…..
Sayang, selamanya aku hanya bisa mencintai kamu
tak pernah kucintai orang lain, meski tlah kuberusaha
sepanjang hidupmu pun kau lalui hanya tuk mencintaiku
lihatlah betapa kita seharusnya menikmati bahagia
hingga kepedihan dan lara hati terluka tak menemani
Sayang…
kenapa kita selalu ingin menyakiti satu sama lain
bertarung dalam pergulatan sepahit hitamnya cinta
hingga tak terdeteksi, apa sebab semua sensasi ini
padahal kita tak saling mendustai dan menghakimi
lalu di mana letak kekeliruan itu bersembunyi rapi
hingga kesungguhan hati kita tak mampu mengenali
tak bisakah kita menyudahi saling melukai hati
tak dapatkah kita berusaha saling lebih memahami
hingga tiada lagi tersisa rasa pedih perih tak terperi
karena nyata selamanya kita selalu saling mencintai
Tak dapatkah kita, Sayang….?
bagai ebony dan ivory di selaras denting indah piano-mu?
semerdu kidung cinta yang kau senandungkan untukku…
—————————- Jakarta, 09 Oktober 2006
*cinta adalah memberi dan memaafkan cinta
seberapa pun kebencian dan kekesalan melanda hati
karena cinta selalu mencari jiwa yang mencintai
*kucintai, sahabat-sahabatku :
Unique. Elis, Indri, Rini, Bunda, NN
untuk semua musim yang kulalui dalam masa kehidupanku
kalian telah bersama hatiku sepanjang waktu, terimakasih.
*Unique dan Elis thanks untuk selalu menjagaku
Tidak ada seorang pun yang bisa melarang dan menyuruhku,
tidak juga kau, namun tak lama kemudian
.. dia tersungkur berlutut di kaki sang kekasih…

Recent Comments