Archive for February, 2007

28
Feb

kejujuran ada di sana


(lelap nikmat tidurku disetubuhi  sunyi malam)


astaga….
tak kuduga engkau ada di sana,
sungguh, ini kejutan walau tak mengagetkan
benar, engkau benar telah datang
meski kadang selalu ada keraguan inikah kenyataan
lama nian kita tak bertutur sapa dalam nyata ternyata
pahami aku jika aku ada alpa dalam angan kita


walau terasa hanya sekerdip mata, sehela nafas,
namun kesan itu terlekat erat di dinding hati
kesengajaanmu datang untuk menghantarku pergi
meski ternyata engkau yang justru pergi
kuingat, kuantar pergimu lewat lemah lambai tangan
dan sesungging senyum tipis berhias tanda tanya


pelukanmu erat dalam hebatnya kangen
tanpa rasa malu atau memalukan diri
kharisma sinar matamu tiada redup oleh masa
pandangiku penuh gelora mesra kecintaan
jelas sejuta perasaan terangkai erat di sana

bisikan lembut mesramu tetap getarkan kalbuku
ternyata masih saja engkau rindui diriku
tapi jangan tanyakan pada hatiku, adakah itu
membuat bahagiaku atau deritaku…

hadirmu hanya dalam mimpi angan belaka
tapi sejatinya itu adalah dirimu
segala perlakuan cinta yang kurasakan ialah
perwujudan dirimu sesungguhnya
bagai makna monumen jiwa di masa lalu
atas kekalahan pertarungan dua kehendak beda
lunglai layu terhempas  badai jarak dan waktu


wahai kekasih sepanjang abad
gerangan apa makna hadirmu
selalu di saat  diri ini dalam limbung kebimbangan
datangmu bersama keraguan akan jawaban, hingga
engkau selalu menuntunku, kembali ke ruang kecil
sepi di rumah hatiku sunyi yang kepadanya aku
selalu ungkapkan kejujuranku yang terjujur…

* inspirasi : apa kabar, Sayang….
                  baru kujejakkan kakiku di tanah airmu….
                  masih bolehkah kusulam benang basah itu?

Jakarta, 28 Februari 2007 \  by RR untuk ILALANG

24
Feb

suara tipis anak negeri


mendung di hati ini telah demikian abu-abu entah
ataukah ia sesungguhnya menghitam?
menggantungkan titik-titik airmata kesedihan
melihat sebuah panorama indah gemerlapan,
harus tersamar kecemerlangannya oleh gelimang darah
dan teriakan jiwa-jiwa….


yang tercemar,
yang kelaparan,
yang terpinggirkan,
yang penuh kesengsaraan,
yang berjalan tanpa arah,
semua dalam diam semoga tak hampa


karena matahari keadilan dan kesejahteraan
selalu berlindung di balik awan menikmati pesta sendirian…


sanggupkan mendung ini menahannya
agar tak terjadi hujan deras di siang bolong?


siapa bisa bersulang harapan dan penghiburan
ketika suara sunyi  hati sedemikian
meringkuk tipis dengan tak berkedip..


Jakarta, 24 Februari 2007, sesaat pesta akan dimulai
————————————————————–
**hanya setitik cercah doa
dan harapan anak negeri
untuk kejayaan sebuah bangsa terbesar
bagi jiwa dan ragaku
.

19
Feb

sebuah puisi Kado Ultah (1)

KADO
ULTAH>> PUISI PERJALANAN 8

by: arifin brandan ~ copyright@2007

—————————————

aku masih seperti dulu,
mengepakkan sayap rindu, setia menjelajahi sepi.
sesekali aku hinggap di
ranting-ranting waktu.
kubawakan setangkai puisi yang tak pernah kau pesan.

kudendangkan satu lagu dari lirik luka yang tak pernah
kau nyanyikan.

aku masih seperti dulu,
tercenung dekat jendela kamar yang berdebu.
perabot-perabot lusuh, bingkai
potret dan
pernak-pernik hiasan seperti menyimpan
kenangan hampa.
o, kangen
ini,
kangenmu juga. kangen kita berdua
tanpa riwayat kelanjutannya.

ah, sudahlah. biarkan saja cahaya pagi
menerobos masuk tanpa permisi.
toh, cinta sudah selesai sebelum waktunya mekar.
bayanganmu tetap saja
terbelenggu dalam
etalase perjalanan. kadang, datang menyergap
di antara lamunan malam. membentur dinding
ruang
hampa, lalu lenyap tanpa tinggalkan jejak
tak terlacak.

aku tetap sabar menantimu datang, dengan
seulas senyum yang merekah bersama
bunga pagi
yang warna-warni. rasanya belum terlambat, bila
kucium bibirmu di
bawah keluasan langit yang masih
menyisakan bintang-bintang dengan cahayanya

yang mulai redup..

jakarta, feb/07
note>> rereku sayang, 20 feb mendatang,
kamu berulang tahun.
setahun
usiamu bertambah, tapi juga setahun pula
peluang hidupmu berkurang.

itulah
tragedi getir perjalanan hidup manusia.



15
Feb

ketika doa berbuah..


bermula dari untaian kata usang dan seraut wajah bisu
sedemikian menyentuh hati lembutmu dan membuatmu
terkenang-kenang dan kekaguman pun muncul seketika
saat-saat berikutnya kau biarkan semua perasaanmu
tumbuh subur di ladang hatimu yang luas tenang, walau
kau tahu seberapa jauh engkau akan mampu berjalan
membawa beban rasa di masa-masa yang tak tepat itu

ada saat-saat dirimu sangat merinduinya, cerianya
seakan takkan mampu siapa pun halangi rasa itu
mungkin terasa sangat menyiksa bagi dirimu
saat melewati hari demi hari, jam demi jam,
menit demi menit hingga detik menuju detik
rasa rindumu lebih berat  dari sebuah rasa cinta

ada saat-saat dirimu sangat bergembira ria
terlukis dalam setiap garis guratan di wajahmu
kau nikmati setiap sapaan riang dan cerianya
dari seberang yang selalu tak pernah lebih lama
setiap detik membuatmu tertegun  dan terpana
kerinduanmu pun bahkan tak sempat terucapkan
lalu waktu pun berlalu tak terhenti, hingga kembali
rindu itu  kembali terhembus dalam setiap nafasmu.

ada saat-saat kau alami gelisah dan kecewa, manakala
sesuatu terjadi di luar kemauanmu, tapi bagaimana,
manalah mungkin mampu mengendalikan semuanya
jika telah tertulis lakon hidup harus begini dan begitu
dan semua kadang di luar dugaan kita, tanpa rencana
sesak dada membuatmu limbung, hampir sama di saat
ketika keputus-asaan nyaris menerjang semangatmu
kala  angan dan harapan kau pandang sebagai kenisbian
tak setitik cercah sinar pun menampak jejak  di matamu.


dalam sajadah panjang, terpekur dirimu pasrahkan diri
kau lantunkan doa suci panjang  teramat khusuknya
bibirmu lembut ungkapkan semua cerita kepadaNya
tentang semua harapanmu, semua kelemahanmu,
semua perjuangan yang telah pernah kau lakukan
kejujuranmu nyata telanjang di hadapan TuhanMU
yang kepadaNYA engkau bisa  pasrahkan semuanya
memberi jawaban atas semua pertanyaan jiwamu.


ada satu hal sangat kau yakini, Allah Maha Berkuasa
dan Dia akan mengabulkan doa kita, jika kita meminta.
Gusti Allah Maha Kuasa akan mudah membalikkan hati
manusia, apalagi hanya kata-kata yang tak berarti..
kau percayai itu di saat tepat hatimu terjepit antara
harapan dan kenyataan yang melukai dan menyakitkan.
…apakah aku tidak berhak dapatkan kebahagiaanku?
…adakah aku tidak patut merubah mimpi menjadi nyata?

dirimu hanya bisa pasrah menunggu keputusan sang waktu
tak pernah ada kata berhenti bagimu, takkan ada kata lelah,
kecuali hanya kemauan Tuhan-lah yang  menghentikanmu
dengan membelokkan dan bukan mematahkan semangatmu
dalam mencapai kebahagiaanmu yang hakiki. kau percaya itu.

sajadah panjang itu seakan menjadi lantai kehidupanmu
dan perjuangan batinmu  hanyalah melalui  doa  dan doa …
bibir santun  yang berdzikir indah di setiap saatmu,
di setiap hembusan nafas sujudmu kepadaNya…

—— jakarta 16 February 2007 by ILALANG
untuk seorang lelaki pemilik sepotong cinta putih
yang mungkin sedang tersenyum kecil di sela-sela takdir
yang mengharuskannya bertemu dengan buah doanya.


                                    HAPPY BIRTHDAY, my dear…
semoga kebahagiaan selalu bersama perjalananmu
bersama doa-doaku yang terbaik, selalu untukmu

14
Feb

testimonial hati


hingga detik
ini,
aku masih tetap menjaring angin yang bertiup kencang
kian berat saat harus merenda angin yang tak
beraturan
sementara
negeri di awan yang penuh janji ketenangan itu
negeri penuh debaran kilatan  rindu yang kau tebar itu
masih saja samar tertutup kabut tebal kecoklatan
sementara


mulutku tetap
membisu tak tahu tentang doa terbaik
kakiku berdiri menggigil gemetar mengambil jarak
sedang mataku terasa panas silau saat memilah-milah
jejak tapak kakimu yang mana untuk terus kuikuti
di antara jutaan butir taburan pasir terterpa angin
di ladang
yang penuh janji-janji cinta dan harapan.

aku mencintaimu,
tak pernah kuragukan kekuatan perasaan itu
berasal dari  kejujuran hatiku yang terdalam
…….. tidakkah itu cukup bagimu?
mengapa masih
selalu ada sayap-sayap perih terluka
di antara
kepak-kepak alur penerbangan  hidup kita
sementara
kau tahu, cintaku adalah berarti segalanya
ialah hidup dan matiku
belum cukupkah itu?

Sebuah testimonial….
jakarta, 14 February 2007, Happy Valentine!

,

10
Feb

HAPPY VALENTINE ,katanya….

cinta…cinta…cinta..
itu kalimat sakti mandraguna, tak syak semua orang selalu
mengartikan cinta dengan bahagia, senang, dan gembira,
cinta…cinta…cinta…
itu kalimat menyebalkan, dan cinta adalah ruangan di neraka
ada pula yang memandang cinta bagaikan musuh…
tak bisa dipercaya…tangis menyedihkan dan menyakitkan.


sesungguhnya
cinta bukan berati bahwa kita takkan pernah tersakiti hatinya
atau terbebas dari segala macam penderitaan.
tidak berarti bahwa kita tak akan terluka atau tidak juga
hidup kita akan selalu sempurna seperti impian semua orang,
dengan memiliki dan menikmati kesempatan masa-masa
yang penuh dengan kebahagiaan.


cinta juga bukan berarti bahwa di mana pun kita akan memiliki
teman sahabat istimewa yang selalu sabar dan telaten membantu
melewati masa-masa sulit yang terjadi
atau merasakan kebersamaan dalam berbagi bahagia walau
hanya dengan sedetik dua detik sebuah pelukan hangat atau
sekedar tepukan lembut di bahu untuk menguatkan hati.


cinta bukanlah berarti bahwa setiap pertengkaran yang selalu
diakhiri dengan permintaan maaf, karena dalam bertengkar
bisa jadi merupakan alat untuk lebih saling mengerti dan paham.
sehingga pertistiwa yang sama takkan terulang kembali .


sesungguhnya,
cinta adalah sebuah kekuatan besar, sebuah keajaiban yang
mempertemukan dua buah kehidupan, mempertautkan dua
jiwa yang lalu mengikatnya menjadi satu kehidupan baru.


diperlukan dua hati yang saling menyayang, yang mengisinya
dengan hasrat dan kelembutan, yang mempunyai tanggung
jawab bersama untuk bertahan dan mempertahankan  ikatan
pertalian dua jiwa itu hingga selama mungkin, bahkan jika
bisa semoga selamanya, hingga maut memisahkan mereka


adalah cinta yang menuntun hati dan jiwa manusia untuk
menemukan jalan kehidupan masing-masing, dan akan
menuntun memberi petunjuk bagaimana melalui hidup ini.

demikian salah satu bentuk cinta yang ada dalam diri manusia
masih banyak aneka cinta yang berbeda ada di dalam diri kita.
cinta kepada sesama, kepada bangsa, kepada negara,
kepada kehormatan kita, kepada diri sendiri
juga merupakan bentuk pertanggungjawaban cinta.


namun bisa dikatakan yang paling pedih terasakan adalah
cinta asmara, yang mampu menjungkir-balikkan perasaan
dan logika seseorang…sungguh dahsyat kekuatannya.


namun di atas semua itu, selagi kita masih mampu mencintai
apa pun bentuk cinta itu serta perwujudannya
terimalah cinta apa adanya…
karena rasa cinta itu tak selalu ada dalam diri kita ternyata.


HAPPY VALENTINE, 14 February 2007
Hari kasih sayang ini hanyalah sebagai tanda ingatan bahwa
masih banyak manusia-manusia lain yang masih membutuhkan
uluran kasih sayang kita, apa pun wujudnya.

Salam kasih sayang untuk Pembaca semua.

10
Feb

Happy Valentine with love

February 14 , 2007
Valentine with love from FANE, INDRI, MARTHA
Thanks yaa ….Dear Cantik, Imut, Hebohhhh..
I LOVE U , fane, indri, thatha…\ RR

From INDRI with love plus mpek-mpek cinta :
Image_fr_indri_a_1


From Thatha Tag_martha_01_fs_1 with love :

   




From  FANE with Love : 
Image_fane
 

09
Feb

i l a l a n g (2)

ilalang, sebuah nama yang puitis…
metafor  yang tepat untuk menggambarkan orang yang ulet,
tangguh dalam segala musim,
mudah tumbuh  (luwes) berada dimana-mana,
bermanfaat buat orang lain

ilalang menyediakan nutrisi buat mahluk lain,
menjadi resapan air untuk mahluk lain,
menyediakan kesejukan hijauan yang menentramkan,

tetapi anehnya sering tidak dihargai oleh orang lain.


—- by  M  AZ,  negeri seberang, 10 february 2007


begitulah kehidupan memberikan pengajaran
mata kadang tak mampu melihat semuanya
apalagi mata batin…
namun segala sesuatu yang tercipta olehNYA
pasti ada alasan atas penciptaanNYA itu
hanya kadang kita harus mencari tahu
untuk alasan apa kita dilahirkan di dunia ini
\
RR with special thanks to Az

09
Feb

ILALANG, sebuah inspirasi (1)


AKU  BELAJAR  PADA  ILALANG

ilalang-ilalang  yang teguh di bumi
tak pernah mengeluh tentang mata api

dalam gemulai tiupan angin mereka berdendang
nyanyian mereka adalah nyanyian kehidupan

ilalang-ilalang yang teguh di bumi
berpucuk ke atas
berakar di bawah
tak risau pada pejalan kaki
tak geli pada gesekan lidah sapi
mereka melambai dalam keteguhan diri

setiap kali hujan
anak-anak menarikan tarian riang
malam bermandikan embun
pagi menyapa matahari

    

————— by MHR, Sigli  April 2005

09
Feb

Ilalang inspirasiku

ILALANG-KU

ilalang-ilalang yang melentur gemulai
terlekat erat pada akar bersatu di bumi
kian melayang halus seirama arah angin
tetap tegar dalam perlintasan roda waktu

dalam irama rentak bergoyang tarian ilalang
terdengar syahdu tembang nyata kehidupan
tentang butir-butir cerita perjalanan bersama angin

kadang angin membawanya tegak di puncak
namun tak terluka saat hujan membuatnya lumpuh
bersama basah sengsara namun tak matikan dia
hingga tegar ia menanti hari esok berbangkit lagi
manakala matahari hangat menyapa  mesra sayang
merengkuhnya dalam sentuhan lembut kehangatan
memberi rasa nyaman, walau kadang membakar pula


ilalang-ilalang akan selalu bertembang berdendang
seirama angin kehidupan menawarkan asa harapan
tetap liar lentur ia  melambai-melambai  kian kemari
tanda keberadaan diri,  tanda dinamika perjuangannya
pertanda keteguhan diri, toh ia tetap tegak  di bumi
hingga pemilik  Kehidupan mengambil milikNya…

——-  Jakarta, february 2007, RR for ilalang pradnya
Life only demand from you : the strength you possess.
Don’t let it run away….




 

February 2007
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Archives

Pages