Archive for September 1st, 2007

01
Sep

kesalahan kejujuran



kejujuran itu baik, bisa lebih baik
tak peduli  untuk di anu atau si anu
bahkan demi si kebenaran sendiri
…. dengarkan wejangan nurani
genapkan dirimu sepeluk bunga kejujuran

wahai sungguh benar
terkadang kejujuran itu menyakitkan
akan sangat menyedihkan dan lebih menyakitkan
tatkala kejujuran menjadi sebuah pertaruhan
hidup dan mati
baik dan  buruk
martabat dan  kemarahan
kehilangan dan kebahagiaan

...jika hidupmu tak seperti yang kau inginkan…
tanyakan diri, dimana letak keliru itu
karena kekayaan murni manusia, yaitu kealpaan
masihkah kau dengar suara bening jiwamu?
atau hanya terdengar gema tawa riang setan belaka
di sebalik punggungmu
lagukan gending hasutan dan permusuhan

jika kukatakan apa yang ingin kuungkapkan
tentang apa yang kulihat, kurasakan, kusentuh
yang kualami, kupikirkan, kurenungkan, kukaji

adakah terlihat itu bagai sebuah kejujuran
ataukah terlihat bagai sebuah permusuhan bagimu?

lalu
adakah kejujuran itu sebuah kesalahan besar
malapetaka yang tak termaafkan hati lagi?

tiada manusia sempurna
dengan segenap ketaksempurnaanku
masih terus kucoba kukais puing-puing kejujuran
di antara serakan hingar bingar batu-batu kepentingan
aku tak lagi bisa diam bisu
melihat keterpurukan demi keterpurukanmu

kejujuran tentangmu,
terpeta dengan segala kasih
tertulis dengan sejuta harapan baru
dengan matamu yang terpenjam
dengan bibirmu yang terkatup rapat
dengan pikiranmu yang membatu
bahasa apakah yang mampu kau baca
entahlah …. atau itukah  sebuah kesalahan
tatkala ketajaman  setiap  kata, setiap kalimat
yang kuharapkan mampu membangunkan tidurmu
yang terlena panjang  dalam kepongahanmu
ternyata tajam melukai dan menohok tepat dijantungmu

dan
magma amarah meleleh muntah merah
menyembur berhamburan tak karuan
haruskan aku ikut larut tenggelam di sana
menanggung nasib burukmu?
menjadi tumbal kesengsaraanmu,
hingga aku terkubur dalam bara merah liarmu?

jika  lalu kau  merasa  pantas menginjak diriku
karena kesalahanku, kejujuranku
akan kupahami dan kumaknai apa adanya begitu
seperti tertanam dalam benakku
… kau memang tak mampu  berbuat  lebih dari itu
hanya itulah batas prima karyamu..


dengan senyum kesombongan merekah di wajah
mampukah menambah keperkasaanmu yang semu?
tatkala
hasrat tertinggimu
kecemerlangan dirimu
menyatu  bias sinar kesuramanamu
hanya karena merasa mampu
menggencet, menginjak, serta  membakar hangus
diri perempuan seperti aku ini
yang tak pernah lelah berjuang melawan angkaramu

… tapi tak apa…
bagiku  kau  hanyalah  pecundang sejati
dan  apa pun  berasal dari seorang pencundang
tak lebih baik dari uluran tengadah seorang pengemis
… sungguh tak berarti besar
tak akan membuat semangatku mati

semogalah  menjadi  kendaraanku melesat tinggi
dan membuatku jauh lebih kuat lagi
dari dugaanmu sebelum ini.


Jakarta, 2007
** tatkala kejujuran menjadi kesalahan
    kehilangan besar pun terjadi




 

September 2007
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Archives

Pages