Kita semua ingin hidup tenang, damai sejahtera
bahagia lahir dan batin.
IDEAL sekali bukan, kehidupan seperti itu?
Dunia Ideal sesungguhnya tak ada di maya pada ini
tak ada di dalam alam fana ini
Lalu???
Ia tersembunyi di dalam jiwa. Di kedalamannya.
Ia merupakan sosok diam, abadi, dan tanpa pribadi.
Ia adalah bagian dari jiwa.
Dunia Ideal hanya khayalan????
idealnya dunia bisa saja terlihat melalui ‘Mata Ketiga’ ini,
namun bisa mendadak lenyap seketika,
jika fungsi panca indera mengambil alih semuanya.
kembali ke alam nyata.
OLAH JIWA adalah menjadi jembatan perantara
bagi lahirnya mata ketiga atau bisa disebut MATA JIWA ini.
Dalam gambarannya, mata ketiga seringkali dilukiskan
sebagai sebuah mata yang terletak di antara kedua mata dan dahi.
namun sebenarnya itu hanya kiasan belaka.
Hanya sebentuk khayali untuk memudahkan
menempatkannya dalam olah pemikiran kita.
Kita terbiasa lebih mudah membayangkan segala sesuatunya
dalam bentuk nyata.
MATA KETIGA adalah sebutan kiasan bagi indera baru,
yang diperoleh atau dilahirkan dari proses pengolahan jiwa seseorang.
Sekali lagi Mata Ketiga BUKAN mata di antara mata
bukan pula mata-mata, atau berbentuk mata semata
Jika kita mengenal lima indera sebelumnya,
kemudian kita mengenal indera ke enam,
yang dikatakan indera keenam ada di dalam pikiran,
maka mata ketiga ini berada di dalam jiwa, menjadi mata jiwa,
bisa disebut indera ke tujuh, delapan,
atau pun keberapa saja asalkan setelah indra ke enam.
karena merupakan tingkatan indera yang lebih tinggi
dari indera ke enam.
Fungsi dasar mata ketiga adalah MERABA dan MENYELAMI
‘DUNIA" yang belum terpetakan, yang belum terjadi.
karena yang baru ‘diraba’ itu mungkin muncul di kemudian hari.
Bukan bermaksud mendahului atau mencuri rahasia ALLAH
hanya saja kita dikaruniai akal budi yang bisa kita manfaatkan
untuk ‘memprediksi’ kondisi masa depan.
Secara sederhana, hasil fisik mata ketiga adalah
prediksi masa depan.
(hanya prediksi, karena semua hal terjadi sesuai ketentuan ALLAH)
tetapi walau hanya prediksi,
ternyata tak semua individu mampu melakukan sejauh itu
Fungsi lain yang lebih umum bagi kita adalah
MEMBACA ISYARAT ALAM yang lebih mulia,
dalam arti bisa saja mengandung makna-makna tertentu
berupa ‘tugas-tugas’ atau MISI-MISI di dalam kehidupan kita.
Misi ini tak berarti harus supranatural, namun bisa juga misi-misi
yang kita kenal sebelumnya seperti misi dalam dunia kesenian,
misalnya seni musik…
ada grup musik sebagai pemberi warna musik baru
yang mampu merubah peta dunia musik pada umumnya.
juga dalam hal kesenia lainnya. Film, puisi dan lain-lain.
Juga disebut pengemban misi-misi lainnya, seperti penemu-penemu
misalnya penemu telepon, penemu listrik, penemu ilmu-ilmu lainnya.
kesemuanya itu adalah pengemban misi,
agar dunia menuju bentuk yang paling idel, atau lebih ideal.
Dalam olah jiwa,
menemukan MISI misalnya misi dalam dunia meditasi,
akan menuntun seseorang menemukan dunia ideal itu
bagi JIWANYA SENDIRI,
bagi KEHIDUPAN PRIBADINYA
dan bagi CARA BERPIKIRNYA
juga bagi PERILAKU-nya,
berkaitan dengan orang lain dan alam sekitarnya.
jadi misi di sini lebih mengarah kepada segala sesuatu
yang berkaitan dengan SPIRITUALISME dan MENTALISME seseorang
JANGAN BERTANYA UNTUK APA KITA HIDUP,
JANGAN BERTANYA MENGAPA KITA HARUS DILAHIRKAN
KITA SEMUA HIDUP MEMANG PUNYA MISI.
Hanya kadang kita belum tahu apa dan bagaimana
kita harus menjalani hidup ini.
Jika tidak untuk orang lain,
minimal MISI MEMPERBAIKI KEHIDUPAN SEMESTA
melalui perbaikan dalam diri kita sendiri.
INSYAALLAH. AMIN.
Recent Comments