<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: MATA  KETIGA</title>
	<atom:link href="http://a-rere.blog.friendster.com/2007/09/mata-ketiga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://a-rere.blog.friendster.com/2007/09/mata-ketiga/</link>
	<description>KUTULIS apa yang ingin kutulis, KUTAMBAH apa yang ingin kutambah, KUHAPUS apa yang ingin kuhapus dan KUSINGKIRKAN apa yang tidak kuinginkan. Namun SIAPA bisa merubah SEJARAH?                                                                                                        TULISAN BISA DIREKAYASA, kalimat bisa mempermainkan pengertian dan perasaan dan persepsi, NAMUN PENGALAMAN NYATA dalam sebuah kehidupan TAKKAN BERULANG, TAKKAN TERHAPUS, dan TAKKAN TERGANTIKAN. Jika pun ada, kuragukan keserupaannya...atau itu hanya takdir kebetulan semata.                                                                                  Tak seorang pun bisa membuat PENJARA atas kepala manusia lainnya. Tidak juga untuk kepalaku ini. PIKIRAN, PERASAAN SERTA KATA HATI INI...TAKKAN PERNAH TERPENJARA, selalu berjuang menuntaskan hasrat kemerdekaannya...meski BISA saja TERLARANG untuk di tebar-ungkapkan ATAS NAMA  BATAS ETIKA. Karena KITA ADALAH MANUSIA.   Ehmmm....</description>
	<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 08:27:00 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: ndip</title>
		<link>http://a-rere.blog.friendster.com/2007/09/mata-ketiga/#comment-440</link>
		<dc:creator>ndip</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 03:08:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://a-rere.blog.friendster.com/2007/09/mata-ketiga/#comment-440</guid>
		<description>Dalam gambarannya, mata ketiga seringkali dilukiskan
sebagai sebuah mata yang terletak di antara kedua mata dan dahi.
namun sebenarnya itu hanya kiasan belaka.
Hanya sebentuk khayali untuk memudahkan 
menempatkannya dalam olah pemikiran kita.
Kita terbiasa lebih mudah membayangkan segala sesuatunya 
dalam bentuk nyata.

Ak rasa itu bukan sekdar kiasan belaka kok. Diantara mata n dahi itu ada kelenjar yg namanya pituitary. Pituitary ini adalah "antene", untuk menangkap signal2 yg tak kasat mata, yg kemudian diteruskan ke otak untuk diolah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam gambarannya, mata ketiga seringkali dilukiskan<br />
sebagai sebuah mata yang terletak di antara kedua mata dan dahi.<br />
namun sebenarnya itu hanya kiasan belaka.<br />
Hanya sebentuk khayali untuk memudahkan<br />
menempatkannya dalam olah pemikiran kita.<br />
Kita terbiasa lebih mudah membayangkan segala sesuatunya<br />
dalam bentuk nyata.</p>
<p>Ak rasa itu bukan sekdar kiasan belaka kok. Diantara mata n dahi itu ada kelenjar yg namanya pituitary. Pituitary ini adalah &#8220;antene&#8221;, untuk menangkap signal2 yg tak kasat mata, yg kemudian diteruskan ke otak untuk diolah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rou_bi</title>
		<link>http://a-rere.blog.friendster.com/2007/09/mata-ketiga/#comment-436</link>
		<dc:creator>rou_bi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 06:04:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://a-rere.blog.friendster.com/2007/09/mata-ketiga/#comment-436</guid>
		<description>Tidak semua orang merasakan keindahan hidup
kehidupan bagiku seperti menulis buku catatan
kadang kita menulis dengan rapi kadang juga berantakan
namun yang terpenting bukan bentuk tulisannya namun apa yang kita tulisn apakah itu baik atau buruk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak semua orang merasakan keindahan hidup<br />
kehidupan bagiku seperti menulis buku catatan<br />
kadang kita menulis dengan rapi kadang juga berantakan<br />
namun yang terpenting bukan bentuk tulisannya namun apa yang kita tulisn apakah itu baik atau buruk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
